Minggu, 22 Juli 2018

IKBIM UNM Mempersembahkan PEKAN ILMIAH BIDIKMISI NASIONAL (PILBIMNAS) 2018



SALAM BIDIKMISI !!!!
Hallo Guys,  Generasi Emas Indonesia !
📣Kami dari Ikatan Keluarga Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Makassar (IKBIM UNM) menghadirkan PEKAN ILMIAH BIDIKMISI NASIONAL (PILBIMNAS)  2018
Yuk daftar dan salurkan ide kalian untuk  Indonesia yang lebih baik !!!

📚Tema: “Peran Mahasiswa Bidikmisi dalam mengembangkan IPTEKS (Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni) berwawasan kearifan lokal indonesia menuju SDGs 2030”
📘Sub tema :
Sub Tema
1.      Pendidikan
2.      Sains dan Teknologi
3.      Ekonomi
4.      Sosial dan Budaya
5.      Hukum & Politik
6.      Kesehatan
7.      Lingkungan
8.      Peternakan
9.      Pertanian & Pangan
10.  Energi
11.  Olahraga
12.  Perikanan dan Kelautan
13.  Transportasi dan perhubungan


14.  Pariwisata

PILBIMNAS 2018 kali ini mengusung dua event kompetisi yakni Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) dan DEBAT NASIONAL 

◼Persyaratan umum:
🔸Peserta terdaftar sebagai mahasiswa (D3/S1) aktif penerima bantuan beasiswa Bidikmisi dari seluruh perguruan Tinggi di Indonesia, dibuktikan dengan surat pernyataan sebagai penerima Bidikmisi*
🔸Peserta bersifat tim yang terdiri atas 2-3 mahasiswa. Ketua tim harus merupakan mahasiswa Bidikmisi dan anggota tim bisa mahasiswa Non Bidikmisi berasal dari perguruan tinggi yang sama dan boleh dari displin ilmu yang berbeda.
🔸Naskah karya yang dikirim adalah karya asli yang belum pernah dipublikasikan dan belum pernah diperlombakan.
🔸Segala bentuk plagiarisme akan didiskualifikasi.
🔸Karya yang dilombakan ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar dan tidak mengandung unsur SARA.
🔸Judul dan isi tulisan harus sesuai dengan tema lomba. Tulisan yang tidak terkait dengan tema lomba akan dikeluarkan dari daftar seleksi penilaian

Ket:
* anggota tim boleh mahasiswa non-Bidikmisi

Untuk lebih detail persyaratan LKTIN dapat di unduh disini DEBAT NASIONAL disini
Untuk Formulir Pendaftaran silahkan unduh disini



🎁Hadiah :
📍LKTIN !!!
  • Juara 1                              : Uang Pembinaan + Medali Emas + Hard Sertifikat
  • Juara 2                              : Uang Pembinaan + Medali Perak +  Hard Sertifikat
  • Juara 3                              : Uang Pembinaan +Medali Perunggu + Hard Sertifikat
  • Juara Harapan 1-5            : Hard Sertifikat         
  • Best Speaker  (Person)     : Hard Sertifikat
  • Best Presentation (Tim)   : Hard Seritifikat
  • Best Paper (Tim)              : Hard Sertifikat

📍DEBAT NASIONAL !!!
  • Juara 1                              : Uang Pembinaan + Medali Emas + Hard Sertifikat
  • Juara 2                              : Uang Pembinaan + Medali Perak +  Hard Sertifikat
  • Juara 3                              : Uang Pembinaan +Medali Perunggu + Hard Sertifikat       
  • Best Speaker (Person)      : Hard Sertifikat
  • Best Essay (Tim)              : Hard Sertifikat
  • Best Performance (Tim)   : Hard Sertifikat

📍Semua peserta mendapat E-Sertifikat
Penganugerahan hadiah pada Malam Puncak HARLAH IKBIM UNM😉

📝tanggal pentingnya dapat dilihat diatas☝☝☝

Formulir Pendaftaran dan Panduan dapat diunduh : ikbim-unm.org

Ayo kirimkan karya terbaik kalian...Tunggu apalagi!
Kunjungi juga media di media sosial lainnya:
Fanpage    : IKBIM UNM
Instagram  : ikbimunm
Share:

Jumat, 25 Mei 2018

Pengurus Harian IKBIM UNM Periode 2018-2019 Resmi Dilantik


Pengambilan Sumpah Jabatan

Pengurus baru Ikatan Keluarga Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Makassar (IKBIM UNM) periode 2018-2019 resmi dilantik Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UNM Drs. H. Arifuddin Usman, M.Kes. kegiatan yang berlangsung di Gedung Pusat Bahasa Arab. Jumat, 25 Mei 2018 ini resmi melantik Rustan Ruslan mahasiswa Jurusan Fisika Fakultas MIPA sebagai Ketua Umum IKBIM UNM.

Rustan Ruslan dalam sambutannya mengungkapkan IKBIM UNM sebagai lembaga keorganisasian harus terus bergerak untuk menjadikan IKBIM UNM menjadi lebih baik lagi ke depannya sehingga apa yang menjadi visi misi kita dapat tercapai. Lanjutnya, mahasiswa angkatan 2015 ini mengajak para pengurus yang baru dilantik untuk bersama-sama dan bersinergi untuk IKBIM yang lebih baik, lebih digemari setahun kedepannya, dan bagaimana kita menjadi garda terdepan bagi mahasiswa bidikmisi kepada pimpinan Universitas.

Pada kesempatan yang sama. Wakil Rektor III UNM menyampaikan bahwa organisasi yang sehat itu adalah organisasi yang tiap tahunnya terjadi pergantian kepengurusan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang telah ditetapkan. Selanjutnya dia berharap kepada pengurus yang baru saja dilantik untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab berdasarkan tugas yang diberikan sehingga dapat membangun kebersamaan dan dapat bersinergi terhadap Perguruan Tinggi lain di Sulawesi Selatan.

Pelantikan ini bertema “Progresivitas Lembaga Menuju Pengurus yang Profesional dalam Bingkai Kekeluargaan” yang juga akan dirangkaikan dengan pembukaan rapat kerja pengurus harian.*(HUMAS)

Share:

Minggu, 20 Mei 2018

Pengumuman Pengurus Harian IKBIM UNM

Pegumuman !!!!
Pengurus Harian IKBIM UNM periode 2018-2019
Downoad Disini

Semangat Ya menjalankan Amanah Satu Priode Kedapan
Prestasi Tanpa Batas
Share:

Selasa, 15 Mei 2018

Minggu, 18 Maret 2018

Kisah Inspiratif; Sukses Dalam Kesederhanaan


Sebagai insan yang terlahir dari kalangan keluarga ekonomi rendah membuat insan  Sekolah Menengah Kejuruan merupakan suatu kebahagiaan dalam tangisan. Bagaimana tidak? Kelulusan ini merupakan awal untuk meningkatkan mental kemandirianku, akan tetapi ketakutan dan kecemasan yang saya rasakan adalah bagaimana cara melanjutkan pendidikan dengan keadaan ekonomi keluarga yang tergolong jauh dari harapan untuk menunjang pendidikan kedepannya.

Dimasa pendaftaran saya mulai mencari berbagai macam beasiswa khususnya bagi calon mahasiswa kurang mampu. Akhirnya saya melamar 2 macam beasiswa yaitu Bidik Misi dan Ikatan Dinas yang diselenggarakan oleh Kementrian Perindustrian RI yang dikoordinir langsung oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Daerah. Kedua beasiswa inilah sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikanku. Akan tetapi hal ini belum mampu memecahkan dari sekian kecemasan yang kurasakan.

Kecemasan yang melandaku membuat orangtua merasakannya juga sehingga dalam suasana hening yang disertai dengan penuh keharuan, kedua orang tuaku mengatakan bahwa silahkan kau berangkat ke Makassar untuk melanjutkan pendidikanmu. Akan tetapi saya sadar bahwa dengan ekonomi keluarga yang tergolong kurang, saya jawab lebih baik cari kerja saja dengan modal ijazah SMK. Namun mereka tetap ngotot untuk menyuruhku berangkat mendaftar kuliah, sepenggal kalimat dari mereka yang hingga sekarang tidak pernah hilang dalam ingatanku “bahasa bugis : Appangngujuno Na’ iaropale koengka dallemu ditarima mancaji Mahasiswa nasiessoji bahang diulle biayaii, lisuno mai’’ terjemahannya : Silahkan kau berangkat, kalaupun nantinya kau diterima sebagai Mahasiswa, dan biaya kami hanya mampu untuk sehari saja, maka pulanglah” yang penting kita sudah sama-sama berusaha, yang penting jangan berhenti berdoa pasti ada jalan dari Tuhan. Dari sepenggalan kalimat itulah seakan-akan menjadi beban serta motivasi bagi saya. Akhirnya berkat niat dan dukungan dari kedua orang tuaku saya memutuskan untuk berangkat ke Makassar. Keberangkatanku ini beda dengan teman-teman yang lain yang masing-masing didampingi oleh orang tua mereka, dibandingkan dengan saya hanya titipan harapan dan doa dari kedua orang tuaku yang saya genggam erat-erat sebagai teman dalam perjalananku. Hal ini bukan berarti tanpa sebab,  selain dari faktor ekonomi yang kurang untuk biaya transport dll, juga karena menurutku saya pasti bisa melakukannya dengan seorang diri.

Beberapa hari di Makassar akhirnya saya menerima pengumuman hal lamaran beasiswa Ikatan Dinas yang saya ikuti, akan tetapi isi dari pengumuman tersebut mengatakan bahwa nama saya masuk dalam daftar tunggu, tentu hal ini semakin mengurangi kesempatan saya untuk menerima beasiswa tersebut. Akhirnya saya keliling mencari kampus Negeri yang membuka pendaftaran di antaranya PNUP, UNHAS, UNM, dan UIN Alauddin. Dari kempat kampus tersebut Alhamdulillah Tuhan membukakan jalan pendidikanku di Universitas Negeri Makassar dengan status Mahasiswa Bidik Misi tentu hal ini suatu kesyukuran khususnya bagi saya dan kedua orang tuaku yang selama kepergianku selalu menanti kabar kelulusanku meskipun sebelum-sebelumnya selalu mendapat kabar menyedihkan tentang kelulusanku.

Empat  semester berlalu yang kujalani saya mulai sadar bahwa dengan bekal Beasiswa Bidik Misi ini tentu belum cukup untuk menopang segala biaya yang saya perlukan dalam pendidikan kedepannya selain biaya kehidupan yang semakin hari semakin meningkat juga saya tidak berharap banyak lagi bantuan dana dari orang tua. Akhirnya beberapa dari Beasiswa saya tabung untuk masuk kursus mengemudi mobil disalah satu tempat kursus mengemudi di Makassar. Saya menganggap bahwa keterampilan ini sangat perlu untuk dimiliki oleh seorang mahasiswa selain untuk menghadapi dunia kerja kedepannya juga sebagai bekal untuk mencari kerja sampingan dalam menjalankan kuliah, banyak orang yang menertawakan bahakan mereka menganggap buang-buang waktu dan uang masuk peserta kursus mengemudi. Akan tetapi hal tersebut tidak dapat menghalangi rencana dan niat saya yang tetap menjalani kursus tersebut. Setelah menjalani kursus selama 14 hari sayapun mendapat sertifikat mengemudi tingkat dasar, akhirnya saya mendatangi beberapa istansi yang memerlukan jasa sopir, hal ini juga saya tawarkan kebeberapa Dosen di kampus. Suatu usaha yang tidak menghianati hasil hampir setiap minggunya saya mendapat panggilan untuk mengantar baik dalam Kota Makassar juga ke luar daerah. Suatu kesyukuran bagi saya ketika mendapat tawaran tersebut tentunya biaya makan tidak lagi mengurangi uang pribadi, juga ditambah uang honor dari orang yang saya antar. Keterampilan inilah yang hingga sekarang turut membantu biaya kehidupanku, dan uang beasiswa Bidik Misi dapat saya alokasikan untuk biaya pendidikanku, dimana sekarang ini menjalani penelitian sebagai tugas akhir mahasiswa untuk mendapatkan gelar Sarjana Sains jurusan Kimia FMIPA UNM. Keterampilan ini pula akhirnya membuat banyak orang sadar termasuk mereka yang dulu menertawakan saya bahwa hidup dengan bekal pengetahuan saja belum cukup untuk menuntaskan sebagian permasalahan dalam menempuh pendidikan. Pesan saya untuk para pembaca khususnya bagi teman-teman seperjuangan Bidik Misi ‘’jangan mudah putus asa, buktikan bahwa mahasiswa bidik misi kaya akan pengetahuan, kreatifitas dan keterampilan sebagai bekal dalam menopang kehidupan kedepannya’’.

Kalau orang lain sering mangatakan dengan membaca akan mengenal dunia maka hari ini saya dapat mengatakan pula bahwa dengan keterampilan saya dapat menjelajahi sebagian dunia.


Sekian kisahku yang kutorehkan melalui goresan pena sebagai inspirasi dalam menggapai cita-cita.
Share:

Tentang Kami

Wadah mahasiswa Bidikmisi UNM untuk saling berkreasin berinovasi dan tentunya menginspirasi.
Ayo kirimkan cerita inspiratif kalian sebagai mahasiswa Bidikmisi agar bisa menginspirasi banyak orang.

Kirimkan ke: ikbim.unm@gmail.com
ikbim.unm@gmail.com
.

Arsip

ADMIN

Website ini dikelola oleh Bidang 3 Hubungan Masyarakat IKBIM UNM Periode 2018-2019

Theme Support