Selasa, 21 Januari 2014

Kutitipkan Surat untukmu Nak


Hari-hari telah berlalu dengan cepat
Dipertengahan tahun 2010 lalu
Kuteringat pada sebuah kenangan yang tertuang dalam mimpi
Menyeret nalarku untuk mengingatnya kembali
Memory yang telah usai itu

Sebuah baju kusam berwarna putih abu-abu
Terlatak disebuah lemari rumahku
Tertulis namaku disisi kiri baju itu
Memilukan hati menggoreskan jiwaku

Hari-hari terasa makin sepi
Perpisahan kini telah nyata terjadi
Orang-orang terdekatku pergi entah kemana
Dan akhirnya tiba saatnya
Dua wajah yang sangat kucinta akan kutinggalkan
Menuju sebuah kota yang tak pernah kukunjungi sebelumnya
Mengejar semua mimpi-mimpi indah

Dua wajah itu menesehatiku dalam-dalam
Memberiku bekal perjalanan apa adanya
Aku tak dapat menahan tangis yang membasahi wajahku
Bus perlahan mulai berangkat
Desa-desa kenangan kutatap penuh rasa
Desa-desa akhirnya menghilang satu persatu

Beberapa hari aku dikota
Ada sepucuk surat kusam dari wajah yang kucinta itu
Ayah menulisnya untukku
Ayah dalam keadaan yang kurang sehat
Walau begitu Ayah tetap berusaha berdagang
Untuk masa depan aku dan adik-adikku

Sampai saat ini
Supucuk surat itu masih kusimpan
Akan kubaca ketika aku dalam keadaan susah dikota ini
Aku ingin memberikannya kepada ayah
Ketika studiku telah usai
Aku akan mengatakan padanya
Bahwa sepecuk surat inilah
Yang mengingatkanku kepada ayah


Manuruki, 16 Januari 2013
—Muhammad Aslansyah
Share:

0 comments:

Posting Komentar

KEGIATAN KAMI

Tentang Kami

Wadah mahasiswa Bidikmisi UNM untuk saling berkreasin berinovasi dan tentunya menginspirasi.
Ayo kirimkan cerita inspiratif kalian sebagai mahasiswa Bidikmisi agar bisa menginspirasi banyak orang.

Kirimkan ke: ikbim.unm@gmail.com
ikbim.unm@gmail.com
.

Arsip

ADMIN

Website ini dikelola oleh Bidang 3 Media dan Komunikasi IKBIM UNM Periode 2017-2018

1. Muhammmad Akhsan Alimuddin
2. A. Irvan Pradana
3. Nurhidayah
4. Vivi Suyanti
4. Nining Rahmiati
4. Muh. Irwan
4. Lindasari

Theme Support